Minggu, 16 September 2012

heniing

Hening

Sejenak dalam keheninganku
Ku berjalan melawan arah
Berhenti tepat saat kau ada
Temaniku goreskan kisah kehidupan
Disaat kuukir nama indahmu
Dalam cerita menitih dewasaku

Cinta…
Selalu terucap lewat bibir manismu
Cinta…
Tak pernah kuucap selain padda dirimu
Cinta…
Yang mengajariku mengertimu
Tapi…
Cinta itu pula lah yang membuatmu
Menjadi gerhana yang tak kunjung usai
Dan duri tajam dalam dagingku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar